Home Terbaru Bahlil Pastikan LCI Realisasikan Investasi Bangun Kompleks Petrokimia

Bahlil Pastikan LCI Realisasikan Investasi Bangun Kompleks Petrokimia

Trading, Investasi, Terbaru January 8, 2022 3:16 am

Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meneken nota kesepahaman atau MoU dengan Lotte Chemical Corporation (LCC).

Selain itu, dilakukan serta penandatanganan perjanjian kontrak Engineering, Procurement, also Construction (EPC) PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) dengan kontraktor utamanya yaitu Lotte Engineering dan juga serta Hyundai Engineering Construction.

Penandatanganan itu dilakukan di Hotel Mulia, Jakarta, dari Bahlil dengan Vice Chairman & CEO Lotte Group Chemical Business Sector, Kim Gyo Hyun secara virtual berasal dari Seoul, Korea Selatan, Hari Jumat (7/1).

Dengan penandatanganan MoU ini, Bahlil memastikan PT LCI dapat merealisasikan rencana investasinya, khususnya di dalam pembangunan kompleks petrokimia berupa naphtha cracker senilai US$4 miliar yg berlokasi di Kota Cilegon, Banten.

Kompleks petrokimia yg sempat tertunda empat sampai lima Tahun tersebut dikenal sebagaimana Lotte Chemical Indonesia New Ethylene Project atau LINE Project.

Proyek LINE direncanakan akan mulai tahap konstruksi pada 2022 ini dan juga serta mulai beroperasi pada Tahun 2025 mendatang. Target produksi proyek ini untuk menghasilkan 1 juta ton ethylene, 520.000 ton propylene, 250.000 ton polypropylene per Tahun.

Baca Juga :  PLN: 50 Persen Listrik Pelanggan Terdampak Gempa Banten Telah Menyala Kembali

“Ini telah mangkrak 4-5 Tahun. Tetapi berkat kerja keras tim Lotte Chemical, Dubes Korea di Indonesia, dan juga serta Kementerian/Lembaga terkait, Krakatau Steel, BUMN, ini dapat selesai,” ungkap Bahlil saat penandatanganan MoU.

“Melalui investasi ini, pasti neraca perdagangan akan semakin membaik, dan juga serta ini serta akan mendatangkan devisa, serta menyediakan lapangan kerja yg maksimal,” tambahnya.

Bahlil menyampaikan rencana investasi PT LCI sebesar US$4 miliar ini merupakan bagian berasal dari total investasi mangkrak sebesar Rp708 triliun yg menjadi tugas khusus yg diberikan Presiden RI Joko Widodo kepada Kementerian Investasi/BKPM untuk diselesaikan.

Bahlil menjelaskan, ke depannya pemerintah akan mendorong investasi yg berkualitas, salah satunya ialah melakukan transformasi ekonomi melalui hilirisasi. Industrialisasi menjadi bagian terpenting di dalam melahirkan produk-produk substitusi impor.

Karena itu, Bahlil memberikan apresiasi kepada PT LCI, dimana produk hilirisasi ini akan melahirkan produk substitusi impor.

Baca Juga :  [Saham] Pemerintah Isyaratkan WFH Lagi, Bursa Saham Tertahan? | POWER BREAKFAST (18/1/22)

di dalam kesempatan yg sama, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Park Tae-sung menyampaikan bahwa investasi yg dilakukan Lotte Chemical ini akan menjadi pendorong bagi mitra kerja sama lainnya untuk melakukan investasi berkelanjutan.

Dia menyebut rangkaian investasi tersebut dapat menjadi ‘batu loncatan’ bagi Indonesia untuk menjadi pusat industri petrokimia di kawasan ASEAN. Karenanya Ia berharap Bahlil dapat terus mengawal LINE Project ini supaya pembangunannya dapat berjalan dan juga serta selesai tepat waktu.

“Untuk itu, kami penting membenahi dengan kebijakan yg dapat mendukung dan juga serta meningkatkan daya saing global. Saya serta meminta dukungan penuh berasal dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan juga serta Kementerian Perindustrian yg hadir hari ini,” ungkap Park.

Duta Besar Luar Biasa dan juga serta Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Korea Selatan, Gandi Sulistyanto menyampaikan optimismenya bahwa LINE Project ini akan berjalan sukses dan juga serta mencapai target market-nya di Asia Tenggara.

“Kalian tidak penting ragu. Bapak Menteri Bahlil ialah pengusaha sukses dan juga serta tahu sulitnya bagaimana birokrasi. Sehingga pada saat beliau duduk di dalam birokrasi, beliau akan berjuang semaksimal mungkin untuk membantu menghilangkan birokrasi itu semaksimal mungkin di dalam dunia bisnis,” ungkap Gandi di dalam sambutannya secara virtual berasal dari Seoul.

Baca Juga :  BPJT Sebut Kendala Lahan Tol Trans Sumatera Didominasi Rawa Bertanah Lunak

Kim Gyo Hyun selaku Vice Chairman & CEO LCC mmengatakan, proyek ini dapat memberikan kontribusi besar bagi industri petrokimia secara menyeluruh.

“Naphtha cracker yg akan dibangun pertama kali di Indonesia sejak 25 Tahun silam ini, bukan cuma milik Lotte Group, tapi mempunyai arti yg sangat penting bagi industri petrokimia Indonesia,” ucap Kim di dalam sambutannya secara virtual.

Kim serta menyampaikan bahwa menanggapi isu lingkungan yg menjadi permasalahan global saat ini, Lotte Chemical serta terus mengedepankan ekonomi berkelanjutan, dan juga serta terus berupaya memperkenalkan serta mengembangkan berbagai teknologi baru untuk meminimalisasi emisi karbon.

(osc/osc)

[Gambas:Video CNN]


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: