Home Terbaru Bahlil Ungkap Kronologi Pengusaha Ingin Tunda Pemilu 2024

Bahlil Ungkap Kronologi Pengusaha Ingin Tunda Pemilu 2024

Trading, Investasi, Terbaru January 12, 2022 3:16 am

Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membeberkan ihwal ia mendapat usul penundaan pemilihan umum (pemilu) 2024 berasal dari sejumlah pengusaha.

Menurut Bahlil, usulan dan juga serta diskusi soal penundaan Pemilu 2024 sah-sah saja dilakukan dari siapapun. Tak terkecuali bagi para pelaku usaha.

“Presiden ini pemimpin demokratis. Saya pikir ini (usulan) biasa aja. dan juga serta bahwa prosesnya berjalan dan juga serta melanggar konstitusi jangan dilakukan. Tapi apabila terdapat ruang mohon di pertimbangkan serta aspirasi berasal dari teman-teman usaha itu,” ungkap Bahlil di dalam wawancaranya dengan CNN Indonesia TV, Hari Selasa (11/1).

Baca Juga :  [Saham] Analisa 14 Januari 2022 - Saham semen SMGR, INTP, SMBR

Bahlil mengklaim usulan untuk menunda gelaran Pemilu 2024 berasal berasal dari sebagian pengusaha yg ditemuinya belakangan ini.

“Kalau ditanyakan apakah ini (usulan) semua pengusaha atau tidak, saya katakan ini sebagian pengusaha, rata-rata, dan juga serta pengusaha itu terdapat di organisasi. Silakan cek saja,” ujarnya.

Bahlil bercerita selama memimpin lembaga negara kerap berkunjung ke daerah-daerah menemui para pengusaha.

Baca Juga :  Maju Pilpres 2024 Sah-sah Saja, Tapi Ridwan Kamil Harus Kerja Keras Melebihi Kuda Agar...

Saat kunjungannya itu, Ia mengatakan para pengusaha mengeluhkan perekonomian Indonesia di tengah pandemi belum sepenuhnya stabil. Lalu, pengusaha yg ia temui bertanya apakah dimungkinkan pemilu 2024 ditunda supaya ekonomi Indonesia dapat tumbuh.

“Nah tiba-tiba masuk persoalan pemilu. Ini di mana-mana dunia usaha jelang pemilu akan wait also see. Nah itu pasti menurun lagi grafiknya. Naiknya akan susah,” kata dia.

Kendati demikian, Bahlil menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo tetap konsisten dengan sikap enggan untuk memperpanjang masa jabatan kepala negara.

Sementara itu, Erwin Aksa, mantan Pimpinan umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indosia (HIPMI), dengan tegas menolak permintaan kalangan pengusaha yg ingin Pemilu 2024 ditunda.

Baca Juga :  Harga Telur hingga Daging Ayam Naik, BI Prediksi Inflasi 0,61 Persen di Januari

Menurut pengusaha Bosowa Group itu penundaan pemilihan presiden bakal membuka kotak pandora, menciptakan potensi instabilitas, dan juga serta merusak kepastian hukum di Tanah Air.

“Justru semua itu jauh berasal dari harapan kaum pengusaha,” kata Erwin lewat rilis tertulis, Hari Selasa (11/1).

[Gambas:Video CNN]

(rzr/sfr)


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: