Home Terbaru BBTN Siap Topang Penyaluran 309 Ribu Unit KPR Tapera

BBTN Siap Topang Penyaluran 309 Ribu Unit KPR Tapera

Trading, Investasi, Terbaru January 7, 2022 3:01 am

BBTN Siap Topang Penyaluran 309 Ribu Unit KPR TaperaBBTN Siap Topang Penyaluran 309 Ribu Unit KPR Tapera

Pasardana.id – PT bank Tabungan NegaraTbk (IDX: BBTN) akan mendukung untuk menyalurkan program Tapera yg tersedia sebanyak 309.000 unit rumah sepanjang 2022.

Untuk itu, BBTN menjadi bank pertama yg menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dengan BP Tapera untuk penyaluran KPR Subsidi.

Direktur Consumer also Commercial banking BBTN, Hirwandi Gafar mengatakan, setelah penandatanganan PKS ini, bank BTN segera melakukan penyaluran program KPR FLPP Sejahtera dengan tepat sasaran, sehingga dapat mendukung penurunan backlog perumahan, terutama pada segmentasi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kerjasama dengan BP Tapera, otomatis sangat mendukung bank BTN di dalam menjalankan peran perseroan di dalam berkontribusi pada pencapaian target program sejuta rumah dan juga serta pengembangan bisnis sektor perumahan ke depan,” papar Ia kepada media, Hari Kamis (6/1/2022).

Baca Juga :  Berawal dari Keisengan, Pemuda Ini Ubah Puntung Rokok Jadi Barang Bernilai Ekonomis

Menurut Hirwandi, untuk mencapai target tersebut, BBTN akan berkolaborasi dengan pengembang menciptakan strategi pemasaran dengan mempertemukan sisi supply dan juga serta demand.

Selain itu, bank BTN serta secara konsisten melakukan pernyempurnaan proses bisnis penyaluran KPR sehingga menjadi lebih mudah, cepat dan juga serta tepat sasaran.

“Ekosistem perumahan yg telah diciptakan BBTN akan mempermudah perseroan di dalam berkolaborasi mengurangi angka backlog perumahan yg masih tinggi. Kerjasama bank BTN dan juga serta BP Tapera merupakan bagian berasal dari ekosistem perumahan yg akan terus kami jaga untuk memenuhi kebutuhan MBR memiliki rumah idaman,” katanya.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera, Adi Setianto di dalam sambutannya mengatakan, BP Tapera pada Tahun 2022 memiliki target penyaluran sebanyak 309 ribu unit rumah subsidi, yg terdiri berasal dari FLPP sebanyak 200 ribu unit rumah subsidi senilai Rp23 triliun serta ditambah 109 ribu unit rumah melalui Program Tapera.

Baca Juga :  PSI Emang Paling Jago Soal "Nyenggol" Anies Baswedan, dari Banjir Sampai Macet Dikuliti Habis!

Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi BP Tapera yg baru saja menerima amanah mengelola FLPP.

“Hal ini tentunya membutuhkan dukungan para stakeholder, seperti bank sebagaimana lembaga keuangan penyalur dana FLPP, para pengembang perumahan di dalam penyediaan hunian, lembaga pembiayaan berasal dari sisi penguatan sumber dana lainnya, serta Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Adi optimistis, target yg telah ditetapkan akan semakin mudah dicapai apabila seluruh pemangku kepentingan saling memberi dukungan secara aktif dengan tujuan yg sama, yaitu menyediakan bantuan pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Semoga program kerja Tahun 2022 dapat berjalan dengan mulus dan juga serta lancar. BP Tapera akan selalu siap menerima masukan yg bersifat membangun demi kebaikan bersama,” paparnya.

Disklaimer: Fusion Media would like to remind youre that a data contained inside this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) also Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, also so prices may not become accurate also may differ from a actual market price, meaning prices are indicative also not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses youre might incur as a result of using this data.

Baca Juga :  [Investasi] Oknum Polisi dan Istri di Pohuwato jadi Tersangka Investasi Bodong, 13 Mobil Mewah Disita

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on a information including data, quotes, charts also buy/sell signals contained within this website. Please become fully informed regarding a risks also costs associated with trading a financial markets, it is one of a riskiest investment forms possible.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: