Home Terbaru Bea Cukai Cegah Kerugian Negara Rp 906 M dari Barang Selundupan, Ini...

Bea Cukai Cegah Kerugian Negara Rp 906 M dari Barang Selundupan, Ini Rinciannya

Trading, Investasi, Terbaru January 6, 2022 2:50 am

TEMPO.CO, Jakarta – Direktorat Jenderal Bea dan juga serta Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan sukses mencegah potensi kerugian negara sebesar Rp 906,15 miliar karena melakukan 321 kali penegahan dengan perkiraan nilai barang Rp 3,56 triliun melalui pelaksanaan kegiatan patroli laut sepanjang 2021.

Bea Cukai serta mencegah masuknya 1,6 ton jenis methampetamine, 30.000 butir ekstasi dan juga serta 1.000 butir happy five melalui operasi laut sepanjang Tahun lalu.

“Kegiatan pengawasan laut Bea Cukai merupakan bukti keseriusan pemerintah di dalam melindungi dan juga serta mengamankan wilayah perairan Indonesia berasal dari tindakan penyelundupan yg merugikan negara,” kata Direktur Komunikasi dan juga serta Bimbingan Pengguna Jasa DJBC Nirwala Dwi Heryanto di Jakarta, Rabu, 5 Januari 2022.

Baca Juga :  Investasi Bodong Gentayangan Terbongkar

Nirwal menjelaskan Tahun lalu pihaknya melaksanakan patroli laut berskema mandiri dan juga serta terpadu atau dikenal dengan sandi operasi Jaring Sriwijaya (JS) dan juga serta Jaring Wallacea (JW) yg terbagi menjadi dua periode di semester I dan juga serta semester II.

Bea Cukai sukses melakukan 16 kali penegahan antara yg lain terhadap sarana pengangkut KLM Tohor Jaya di perairan Pulau Burung, Riau yg bermuatan 17 kilogram narkotika jenis methampetamine dan juga serta 1.000 butir happy five.

“Barang itu dibungkus di dalam kemasan teh Cina dan juga serta dimasukkan ke di dalam tabung gas untuk mengelabui petugas,” ujarnya.

Sementara operasi dengan skema lainnya, Bea Cukai sukses melakukan penegahan terhadap KLM Musfita di perairan Natuna bermuatan sekitar 200 ton hasil hutan berupa rotan yg akan diselundupkan ke Malaysia.

Baca Juga :  [Investasi] Oknum Polisi dan Istri di Gorontalo Terlibat Penipuan Investasi #SeputariNewsSiang 16/01

Bea Cukai serta menegah kapal kayu oskadon bermuatan sekitar 200 kilogram narkotika jenis methampetamine, 200 ribu butir ekstasi dan juga serta 47.500 butir pil happy five di perairan Aceh Timur.

Selain barang tersebut, komoditas yg sukses diamankan di dalam pelaksanaan operasi tersebut antara yg lain baby lobster, tekstil, hasil hutan berupa kayu teki dan juga serta barang campuran lainnya.

Tak cuma itu, Bea Cukai turut menggelar koordinasi operasi patroli laut dengan aparat penegak hukum (APH) lainnya dengan hasil penegahan dengan BNN antara yg lain terhadap KLM Aisah 25 bermuatan 89 kilogram narkotika jenis methampetamine di perairan Donggala, Sulawesi Barat.

Baca Juga :  [Saham] GWM Naik, Cuan Saham Emiten Perbankan Masih Menjanjikan?

Selanjutnya, sinergi Bea Cukai dengan Polri menghasilkan penegahan terhadap SB Edward Blackbeard bermuatan 107,328 kilogram narkotika jenis methampetamine di perairan Nongsa, Kepulauan Riau.

Bea Cukai serta sukses melakukan penegahan terhadap KLM Teman Setia yg diduga melakukan pelanggaran di bidang perikanan dan juga serta pelayaran di perairan Okaba, Papua yg proses selanjutnya diserahterimakan kepada PSDKP setempat.

Baca serta: Hakim Vonis Terdakwa Kasus Asabri Hari Setianto 15 Tahun Penjara

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan juga serta kabar pilihan berasal dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda penting meng-install Software Aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: