Home Terbaru Didatangi Menlu China, Sri Lanka-Maladewa Takut Kena Jebakan Utang Lagi

Didatangi Menlu China, Sri Lanka-Maladewa Takut Kena Jebakan Utang Lagi

Trading, Investasi, Terbaru January 16, 2022 3:21 am

Jakarta

Menteri Luar Negeri China Wang Yi datang ke Maladewa dan juga serta Sri Lanka. Namun, tampaknya tidak terdapat kesepakatan yg dihasilkan di dalam kunjungan tersebut.

European Foundation for South Asian Studies (EFSAS) menilai hal itu disebabkan karena Sri Lanka dan juga serta Maladewa khawatir negaranya terkena jebakan utang China kembali. Apa lagi baru-baru ini situasi ekonomi negara tersebut tengah dilanda krisis.

Baca Juga :  [Saham] ADMR sudah Naik 900% Sejak IPO 14 Hari , Pick Consume Atau Select Income ? Adaro Minerals Indonesia

Kekhawatiran tersebut serta diperkuat pengalaman Sri Lanka yg mesti kehilangan proyek Pelabuhan Hambantota. Kini diambil alih dari China karena Sri Lanka tidak mampu membayar utangnya.

“Bukan karena aturan pandemi yg berbeda tetapi serta kekhawatiran Sri Lanka dan juga Maladewa atas kedaulatan mereka yg mereka rasakan selama ini secara bertahap terkikis dari China melalui penggunaan diplomasi perangkap utang secara paksa,” kata EFSAS, dikutip berasal dari ANI, Hari Sabtu (15/1/2022).

Baca Juga :  Sandiaga ke Kantor Luhut, Bahas Travel Bubble sampai Holding BUMN Pariwisata

di dalam kunjungan tersebut, Menlu China pertama mengunjungi Maladewa. Namun, tak terdapat kesepakatan yg dibuat dari kedua negara.

Hal ini membuktikan, Presiden Maladewa Ibrahim Solih yg terus mencoba membatasi pengaruh China dan juga serta perangkap utangnya. saat ini pihaknya tengah menjalin hubungan India dan juga serta pemain utama lainnya.

Setelah mengakhiri kunjungan Maladewa, Wang terbang ke Sri Lanka yg terjerat di dalam krisis ekonomi. Sri Lanka mengalami penurunan cadangan devisa menjadi US$ 1,6 miliar pada November 2021. Nilai itu disebut cuma cukup untuk menopang sekitar satu bulan impor.

Baca Juga :  Pendapatan Q4 & Laba Per Saham Citigroup melampaui harapan

Selanjutnya, krisis serta terjadi karena utang yg meningkat, krisis mata uang, dan juga serta inflasi yg tinggi. Nah di dalam kunjungan Menlu China, terdapat pembahasan mengenai kerja sama pariwisata, investasi, dan juga serta usaha memerangi pandemi Corona.

(fdl/fdl)

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: