Home Terbaru Ditjen Pajak Sebut NFT Wajib Dimasukkan ke SPT Tahunan

Ditjen Pajak Sebut NFT Wajib Dimasukkan ke SPT Tahunan

Trading, Investasi, Terbaru January 7, 2022 3:06 am

TEMPO.CO, Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menetapkan bahwa aset digital non fungible token atau NFT wajib tercantum di dalam Surat Pemberitahuan atau SPT Tahunan pemiliknya. 

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan juga serta Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Neilmaldrin Noor menyatakan, wajib pajak mesti mencantumkan seluruh asetnya di dalam SPT Tahunan sebagaimana bentuk kepatuhan perpajakan. Artinya, tak terkecuali bagi aset digital NFT.

Meski sampai kini belum terdapat aturan spesifik mengenai aset digital seperti NFT, kata Neil, NFT mesti masuk di dalam pelaporan wajib pajak di SPT Tahunan dengan nilai market pada penghujung Tahun.

Baca Juga :  5 Bandara Tampung Rute Pindahan dari Halim Perdanakusuma

“NFT dapat dilaporkan di SPT Tahunan pada nilai market tanggal 31 Desember,” ungkap Neil saat dihubungi, Rabu, 6 Januari 2022.

Lebih jauh, Neil menjelaskan bahwa NFT belakangan telah berkembang pesat di berbagai lapisan dunia, termasuk Indonesia. NFT serta telah menjadi objek investasi maupun jual beli.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 36/2008 tentang Pajak Penghasilan (PPh), kata Neil, terdapat pengenaan PPh untuk setiap tambahan kemampuan ekonomis, termasuk transaksi NFT. “Untuk transaksi NFT yg menambah kemampuan ekonomis maka dikenakan PPh,” tutur Neil.

Baca Juga :  Berkah Kunjungan Sandiaga, Homestay Balkondes Borobudur Terisi Penuh

Neil menyebutkan, penerapan ketentuan umum masih berlaku karena pemerintah belum memiliki aturan khusus, bagus terkait transaksi NFT atau perpajakannya. Pemerintah masih membahas regulasi tersebut.

Awalnya NFT merupakan bagian yg tidak jelas berasal dari teknologi blockchain. Kini NFT berkembang pesat di dalam beberapa bulan terakhir berkat hampir semua sudut dunia seni, hiburan, dan juga serta media.

NFT aset digital yg mewakili atau menjadi bukti kepemilikan barang berharga. Aset NFT dapat dibeli dengan mata uang kripto, salah satu yg paling sangat banyak digunakan ialah koin Ethereum (ETH).

Baca Juga :  [Saham] SAHAM MINGGU INI ANALISA SAHAM , SAHAM 24 JANUARI. IHSG TUNGGU KEPASTIAN . LIST SAHAM UP TREND

BISNIS

Baca: Faisal Basri: terdapat Salah Diagnosis Ekonomi RI, Investasi Tinggi tapi Hasilnya…

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan juga kabar pilihan berasal dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda penting meng-install Software Aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: