Home Terbaru Gabung Holding UMi, PNM Tetap Sasar Warga Miskin-Tanpa Agunan

Gabung Holding UMi, PNM Tetap Sasar Warga Miskin-Tanpa Agunan

Trading, Investasi, Terbaru January 8, 2022 3:21 am

Solo

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menegaskan tak akan mengubah sistemnya menjadi seperti perbankan bagaimanapun kini berada di bawah bank Rakyat Indonesia (BRI). Program pinjaman bagi warga miskin tanpa agunan pun tetap menjadi andalan.

Seperti diketahui, PT PNM dengan bank BRI dan juga serta Pegadaian telah bergabung di dalam holding Ultra Mikro (UMi). PNM kini menjadi anak usaha BRI.

Direktur Kelembagaan PNM, Sunar Basuki, mengatakan kehadiran BRI justru memperkuat PNM. Modal dana dan juga serta jaringan BRI yg besar dinilai dapat menguatkan PNM.

“kami tetap memiliki entitas sendiri, bagaimanapun sahamnya BRI. menjadi desainnya kebalik. Bukan kami ikut BRI. Pemerintah maunya BRI kan memiliki duit sangat banyak, apabila PNM kesulitan cari modal terdapat BRI. Kantor BRI hampir 10 ribu, PNM cuma 3.600, apabila mau cari lokasi, dapat dibantu BRI. Adanya UMi ini justru BRI menyupport PNM,” kata Sunar di Solo, Hari Jumat (7/1/2022).

Baca Juga :  Bahlil Klaim Rata-rata Pelaku Usaha Setuju Pilpres 2024 Diundur

Menurutnya, sejak dulu PNM seakan menjadi antitesis berasal dari perbankan. Sebab sasaran PNM justru masyarakat miskin tanpa syarat agunan, namun memiliki mental berwirausaha.

“Perbankan maunya kredibel, PNM justru nyeleneh, yg dikasih pinjem yg miskin, tanpa jaminan. bank apabila minjemin, ditanya anda telah memiliki usaha berapa Tahun, record gimana. apabila PNM belum memiliki usaha pun dapat asalkan memiliki niat. Tapi syaratnya mesti kelompok. Mekanisme kelompok itu yg akan mensupport,” ungkap dia.

Baca Juga :  [Saham] 🤬Rusia HARAM semua crypto sebab sama flit cepat kaya/piramid! saham global bitcoin wahed make investments

Meski demikian, Sunar menyebut angka kelancaran pembayaran kredit nasabah PNM justru rendah.

“Tingkat kelancaran pembayaran justru jauh lebih bagus dr perbankan. NPL kami akhir Tahun 0,09 persen. Bandingkan dengan perbankan yg sampai 3 persen. kami bangun spirit kebersamaan, menjadi modal social engineering,” katanya.

di dalam kesempatan itu, PNM Cabang Solo serta memaparkan kinerjanya selama 2021. Antara yg lain ialah realisasi Pembiayaan UMi di region Solo dan juga serta sekitarnya yg mencapai Rp 615 miliar.

Pimpinan PNM Cabang Solo, Budi Santoso mengatakan jumlah number of account (NOA) sebanyak 162 ribu. Artinya, rata-rata nasabah mendapatkan dana Rp 3,6 juta.

Baca Juga :  MenPAN-RB Minta Kementerian-Pemda Setop Rekrut Honorer

Selain itu, tercatat pula terdapat sekitar 1.400 NOA UMKM binaan PNM Cabang Solo yg naik kelas selama 2021. Mereka sebelumnya mengikuti program Mekaar Plus lalu naik ke program Pantas.

“Outstanding kelolaan sekitar Rp 11 miliar, kondisi Ini relatif lebih bagus dibanding 2020. kami berharap 2022 lebih bagus lagi. Meskipun saat ini kami belum dapat info soal target penambahan jumlah nasabah, tapi kami optimistis mampu mencapai hasil yg lebih tinggi ketimbang 2021,” ujarnya.

(bai/dna)

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: