Home Terbaru Harga Minyak Goreng dan juga Telur Ayam Masih ‘Selangit’ di Palembang

Harga Minyak Goreng dan juga Telur Ayam Masih ‘Selangit’ di Palembang

Trading, Investasi, Terbaru January 10, 2022 3:16 am

Jakarta, CNN Indonesia

Harga sejumlah bahan pokok, seperti minyak goreng dan juga serta telur ayam, masih relatif tinggi di market tradisional Palembang, Sumatra Selatan. Padahal, momen libur Tahun Baru 2022 telah berlalu lebih berasal dari sepekan.

Tiga kebutuhan bahan pokok yg masih tinggi, yaitu minyak goreng kemasan. Harganya masih tembus Rp18.500 per kilogram (kg) berasal dari sebelumnya Rp14 ribu. Kemudian, harga telur ayam Rp23 ribu per kg berasal dari sebelumnya Rp19 ribu, dan juga serta daging ayam ras Rp36 ribu per kg berasal dari awalnya Rp30 ribu.

“Minyak goreng, sebenarnya telah turun berasal dari sebelumnya Rp23 ribu per kg, telah ke Rp18.500 per kg. Begitu pun telur ayam berasal dari sebelumnya Rp30 ribu per kg, kini Rp23 ribu,” tutur Aliun, Pedagang Sembako di market Perumnas Palembang, dilansir Antara, Hari Minggu (9/1),

Baca Juga :  [Saham] Pemerintah Isyaratkan WFH Lagi, Bursa Saham Tertahan? | POWER BREAKFAST (18/1/22)

Sementara, untuk kebutuhan pokok lainnya terpantau stabil, seperti beras medium Rp11 ribu per kg, kacang merah Rp22 ribu per kg, kacang tanah Rp28 ribu per kg, dan juga serta gula pasir Rp13 ribu per kg, termasuk daging sapi Rp140 ribu per kg.

Adapun, di kelompok sayur-sayuran, terpantau harga cabai rawit masih di kisaran Rp65 ribu per kg. Harganya naik kentara dibandingkan hari normalnya, yaitu Rp25 ribu per kg.

Sedangkan, cabai merah relatif stabil Rp25 ribu-Rp30 ribu per kg. Begitu pula dengan bawang merah Rp25 ribu per kg, bawang putih Rp25 ribu per kg, dan juga serta kentang Rp15 ribu per kg.

Baca Juga :  Sri Mulyani Pangkas Bea Keluar Cangkang Kernel Sawit

Adapun, kenaikan harga cabai rawit disebut karena berkurangnya pasokan berasal dari sentra produksi, seperti Pagaralam dan juga serta Ogan Ilir. Pasalnya, hujan deras yg terjadi sejak akhir Tahun lalu membuat hasil panen terpengaruh.

Kepala Dinas Perdagangan Sumsel Ahmad Rizali mengatakan pemprov setempat di dalam payung koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berupaya menstabilkan gejolak harga kebutuhan pokok yg terjadi sejak akhir Tahun.

Harga minyak goreng meningkat berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) itu, sambung dia, dipengaruhi dari kenaikan harga CPO (minyak sawit mentah) di pasaran internasional.

Baca Juga :  [Investasi] TIPS PROFIT INVESTASI TERBAIK DI 2022 PROFIT BESAR - Growtopia indonesia

Pemprov Sumsel bekerja sama dengan Bulog pun telah menggelar operasi market saat harga menyentuh Rp19 ribu per kg untuk minyak goreng kemasan, dan juga serta Rp17 ribu untuk jenis curah.

Operasi market itu digelar pada 22-31 Desember 2021 dengan melepas total 25 ton minyak goreng seharga Rp14 ribu per liter.

Pemprov Sumsel kembali merencanakan operasi market dengan menjual 52 ton minyak goreng ke 15 titik market tradisional di Palembang sekitar 12-31 Januari 2022. “Melalui operasi pasar, kami berharap harga minyak goreng dapat turun,” terang dia.

[Gambas:Video CNN]

(bir)


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: