Home Terbaru Kadin Sambut Wacana Skema BLU Penuhi Pasokan Batu Bara PLN

Kadin Sambut Wacana Skema BLU Penuhi Pasokan Batu Bara PLN

Trading, Investasi, Terbaru January 14, 2022 3:16 am

Jakarta, CNN Indonesia

Ketua Umum Kamar Dagang dan juga serta Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menyambut bagus rencana skema Badan Layanan Umum (BLU) untuk memenuhi pasokan batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Rencana itu saat ini masih dibahas.

“Saya sambut baik, pengusaha memastikan energi nasional terjaga di sisi yg lain pendapatan negara untuk ekspor kami lakukan serta supaya dua-duanya terjaga,” kata bos PT Indika Energy itu saat ditemui di Jakarta, Hari Kamis (13/1).

Ia mengaku para pengusaha diajak untuk berdiskusi dengan pemerintah untuk mendapatkan solusi jangka panjang.

Baca Juga :  Gantengnya LRT Jabodebek Saat Mejeng di Bekasi & Pancoran

“Kami jaga supaya dapat dua duanya, berasal dari sisi itu makanya muncul skema BLU tadi. Gimana mencari titik temu karena saat ini terdapat dua harga, PLN di dalam negeri dan juga serta luar negeri. kami mau ujungnya sama bagaimanapun pembeban secara menyeluruh ke industri,” sambungnya.

Arsjad serta meminta para pengusaha batu bara untuk berkomitmen memenuhi kewajiban penjualan batu bara kepada PLN.

Ia mengakui masih terdapat pengusaha serta tidak memenuhi komitmennya.

“Ada pengusaha yg tidak komit, tapi berasal dari sisi kami gimana semua mesti komit,” jelasnya.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan juga serta Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan pemerintah bakal menerapkan skema pembelian batu bara yg baru untuk PLN.

Baca Juga :  [Investasi] Investasi APBN Di Infrastruktur Digital Capai 75 Triliun

Ke depan, PLN akan membeli harga batu bara mengikuti patokan harga di pasar.

Dia menerangkan skema membeli batu bara di tempat tambang atau Free on Board (FoB) bakal ditiadakan dan juga serta diganti dengan skema Cost, Insurance also Freight (DIF) atau membeli batu bara dengan harga sampai di tempat.

“Enggak terdapat lagi itu PLN beli di trader. menjadi semua mesti beli berasal dari perusahaan tambang,” imbuh Luhut saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan juga serta Investasi (Kemenko Marves), Hari Senin (10/1) lalu.

Baca Juga :  [Investasi] Strategi Trading Menghadapi IHSG Yang Impolite | Belajar Saham & Investasi

Bila selama ini harga DMO dari pengusaha batu bara yg selama ini ditetapkan seharga US$70 per ton, maka nanti selisih harga patokan DMO dengan harga market akan masuk ke Badan Layanan Umum (BLU).

“Berapa selisihnya yg masuk ke BLU, berasal dari perusahaan batu bara atau semua perusahaan batu bara memiliki kewajiban sama untuk mensubsidi tadi. Kalo Ia di atas US$70-US$100, US$120 per ton menjadi pemerintah dapat diuntungkan lagi. Orang tidak main main lagi,” bebernya.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/sfr)


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: