Home Terbaru Kemenhub Terima Pengajuan Sertifikat Kelaikan 2 Unit Boeing 737 Max Lion Air

Kemenhub Terima Pengajuan Sertifikat Kelaikan 2 Unit Boeing 737 Max Lion Air

Trading, Investasi, Terbaru January 6, 2022 2:50 am

TEMPO.CO, Jakarta -Dua pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8 segera beroperasi pada Januari 2022 setelah dikandangkan selama dua Tahun. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan telah menerima pengajuan penerbitan sertifikat kelaikudaraan berasal dari maskapai.

“Kami telah menerima surat pengajuan pengoperasian kembali Boeing 737 Max (milik) Lion Air di dalam rangka penerbitan sertifikat kelaikudaraan dan juga serta di dalam proses evaluasi berasal dari tim DJPU,” ungkap Novie saat dihubungi pada Rabu, 5 Januari 2022.

Baca Juga :  [Saham] Evaluate Saham Eps 432: Roasting Saham ANTM, BBKP, WSKT, IPTV, MCOR, TINS

Kementerian Perhubungan sebelumnya menerbitkan surat pencabutan larangan terbang Boeing 737 Max. Pesawat buatan Boeing Company tersebut sempat dikandangkan setelah pesawat milik Lion Air, JT 610, dan juga serta Ethiopian Airlines 302 mengalami kecelakaan di dalam waktu berdekatan atau cuma berselisih lima bulan.

Adapun Lion Air tercatat memiliki sepuluh armada Boeing 737 Max 8. Novie menjelaskan terdapat sejumlah tahap yg mesti di penuhi dari operator Apabila perusahaan akan kembali mengaktifkan pesawat yg telah lama tidak beroperasi.

Tahap itu meliputi pelaksanaan perintah kelaikudaraan (airworthiness directive) serta pemeriksaan perawatan pesawat udara terjadwal dan juga serta tidak terjadwal (schedule maintenance dan juga serta unscheduled maintenance). Tahap ini diperlukan untuk memenuhi syarat beroperasi kembali atau return to service (RTS).

Baca Juga :  Data Pekerjaan AS Mengecewakan, Harga Minyak Dunia Turun

“RTS ialah persyaratan wajib untuk penerbitan sertifikat kelaikudaraan (certificate of airworthiness) pesawat udara,” ungkap Novie.

Selain aspek perawatan pesawat udara, Novie mengatakan Kementerian Perhubungan bakal melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan operasional Boeing 737 Max yg meliputi pelatihan personel dan juga serta fasilitas pendukungnya. Novie memastikan baru Lion Air yg mengajukan penerbitan sertifikat kelaikan.

Sedangkan maskapai Garuda Indonesia yg memiliki satu unit Boeing 737 Max 8 belum mengajukan permohonan kepada Kementerian Perhubungan. “DJPU  belum menerima pemberitahuan atau pengajuan penerbitan sertifikat kelaikudaraan berasal dari Garuda,” ujarnya.

Baca Juga :  [Saham] 🆕 PART 1 Sinyal Rabu 19 Januari Rekomendasi saham scalping trading ANTM BRIS WIKA TKIM - Analisa

Baca serta: Larangan Boeing 737 Dicabut, Ini Kewajiban Maskapai Sebelum Terbangkan Pesawat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan juga serta kabar pilihan berasal dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda penting meng-install Software Aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: