Home Terbaru Kemenkeu Masih Kaji Perpanjangan Insentif Pajak Mobil Baru, Apa Pertimbangannya?

Kemenkeu Masih Kaji Perpanjangan Insentif Pajak Mobil Baru, Apa Pertimbangannya?

Trading, Investasi, Terbaru January 13, 2022 3:06 am

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Keuangan masih mengkaji perpanjangan insentif pajak penjualan barang mewah (PPnBM) untuk mobil baru, seiring dengan kebijakan pemerintah yg ingin mendorong penggunaan mobil beremisi rendah.

Saat ini, usaha mendorong mobil listrik telah dilakukan dengan menetapkan PPnBM nol persen untuk kendaraan full baterai, sedangkan kendaraan dengan emisi lebih tinggi lagi dikenakan PPnBM tiga persen.

Baca Juga :  Data Pekerjaan AS Mengecewakan, Wall Street “Mixed”

“Jangan tiba-tiba kami telah memiliki kebijakan yg jelas, saat perekonomian telah pulih. Karena yg kami harapkan ialah datangnya investasi untuk transformasi ekonomi,” tutur Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu di dalam Taklimat Media–Tanya BKF di Jakarta, Rabu, 12 Januari 2022.

Ia menilai hal tersebut menjadi pertimbangan yg cukup serius, meskipun tak dapat dipungkiri insentif PPnBM mobil baru selama pandemi telah memberikan sangat banyak dampak positif terhadap perekonomian.

Pada 2021, insentif PPnBM mobil baru yg masuk di dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menyebabkan tingginya kenaikan penjualan mobil, khususnya yg mengikuti program tersebut.

Baca Juga :  Giring “Nyanyiâ€� di Lokasi Formula E Sampai Ketemu Kambing, Geisz Chalifah: Ngomong Sendiri Viralin…

Pemberian insentif itu didasari dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan yg mencapai dua digit selama masa pandemi, sehingga hal tersebut menggambarkan masyarakat mampu masih menyimpan dananya di bank.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: