Home Terbaru Kemenperin Kebut SNI Minyak Goreng yg Ikut Program Rp14 Ribu

Kemenperin Kebut SNI Minyak Goreng yg Ikut Program Rp14 Ribu

Trading, Investasi, Terbaru January 12, 2022 3:16 am

Jakarta, CNN Indonesia

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengebut proses sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi perusahaan minyak goreng sawit (MGS) pengguna merek Minyakita yg mengikuti program menjual minyak goreng seharga Rp14 ribu per liter.

“Kemenperin akan merelaksasi SNI MGS secara wajib untuk industri MGS yg menggunakan merek Minyakita. menjadi, apabila perusahaan industri terdaftar di dalam program penyediaan MGS dengan merek Minyakita, akan kami fasilitasi percepatan sertifikasi SNI-nya,” ungkap Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika seperti dikutip berasal dari Antara, Hari Selasa (11/1).

Hal tersebut dilakukan untuk mendorong para pelaku industri minyak goreng sawit supaya dapat berkontribusi terhadap program pemerintah di dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng di masyarakat.

Baca Juga :  [Saham] Rekomendasi Saham 25 Januari 2022 : Saham Januari Cease Ini Akhirnya Terbang, Ada Barang?

“Kebijakan ini sebagaimana wujud nyata usaha pemerintah di dalam mendukung penyediaan pangan yg terjangkau untuk masyarakat,” tegas Putu.

Ia mengatakan Kemenperin terus berupaya menjaga produktivitas industri MSG di dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yg mengatakan prioritas utama pemerintah ialah pemenuhan kebutuhan rakyat.

Untuk realisasinya, pemerintah telah melaksanakan program distribusi minyak goreng kemasan sederhana sebanyak 11 juta liter melalui operasi market dan juga serta ritel modern yg dimulai sejak November 2021 dengan dukungan industri MGS dan juga serta Asosiasi Perusahaan Ritel Indonesia (Aprindo).

Baca Juga :  [Investasi] Investasi: Dalil, Penjelasan, dan Macam-Macamnya

“Untuk lebih mengoptimalkan program yg telah berjalan ini, pemerintah mengambil kebijakan untuk menyediakan minyak goreng bagi masyarakat dengan harga terjangkau Rp14 ribu per liter di tingkat konsumen yg berlaku di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Tak cuma itu, Putu menuturkan minyak goreng kemasan sederhana tersebut akan disediakan sebanyak 1,2 miliar liter selama jangka waktu 6 bulan, dan juga serta dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan.

Ke depan, sebanyak 70 industri MGS akan dilibatkan untuk menyediakan minyak goreng kemasan sederhana tersebut dan juga serta didukung sekitar 200 packer.

Di sisi yg lain, guna melihat kesiapan sektor industri minyak goreng di dalam usaha memenuhi kebutuhan masyarakat, Dirjen Industri Agro telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah produsen.

Baca Juga :  Sederet Nama Calon CEO Nusantara

Sejumlah produsen tersebut antara yg lain PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) di Jakarta, PT Sinar Mas Agro Resources also Technology Tbk (SMART) di Bekasi, dan juga serta PT Multimas Nabati Asahan di Serang, Banten.

“Kami mengapresiasi usaha dan juga serta komitmen para pelaku industri minyak goreng yg telah mendukung penuh kebijakan pemerintah di dalam menjaga kestabilan harga ini,” tandasnya.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/bir)


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: