Home Terbaru Kementerian PUPR Bangun Bendungan Jragung Bernilai Rp2,2 T

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Jragung Bernilai Rp2,2 T

Trading, Investasi, Terbaru January 12, 2022 3:16 am

Jakarta, CNN Indonesia

Kementerian Pekerjaan Umum dan juga serta Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Bendungan Jragung bernilai Rp2,2 triliun sebagaimana usaha untuk mengoptimalkan layanan irigasi di Jawa Tengah.

Pembangunan bendungan tersebut dimulai pada akhir 2020 melalui tiga paket pekerjaan dan juga serta ditargetkan rampung akhir 2023. Paket I dikerjakan dari penyedia jasa PT Waskita Karya dengan nilai kontrak Rp806,3 miliar dengan progres fisik sampai 26 Desember 2021 mencapai 5,7 persen.

Kemudian, Paket II dikerjakan dari PT Wijaya Karya-PT BRP (KSO) dengan nilai kontrak Rp758 miliar dengan progres 6,7 persen.

Sementara, Paket III dikerjakan PT Brantas Abipraya-PT Pelita Nusa Perkasa (KSO) senilai Rp735,9 miliar dengan progres fisik 4,28 persen.

Baca Juga :  Kemenhub Tambah 2 Rute Trayek Tol Laut jadi 34 Tahun Ini

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan Bendungan Jragung bertujuan untuk meningkatkan volume tampung air sehingga suplai air irigasi ke lahan pertanian terus terjaga, penyediaan air baku dan juga serta pengendalian banjir.

“Pembangunan bendungan akan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasinya, sehingga dengan adanya suplai air yg kontinu berasal dari bendungan, petani yg sebelumnya cuma satu kali tanam setahun, dapat bertambah menjadi 2 sampai 3 kali tanam,” ungkapnya seperti dikutip berasal dari Antara, Hari Selasa (11/1).

Bendungan Jragung dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Ditjen Sumber Daya Air memiliki kapasitas tampung 90 juta meter kubik dan juga serta luas genangan 503,1 hektare.

Baca Juga :  Profil Singkat Negara Anggota G20

[Gambas:Video CNN]

Dengan fasilitas tersebut, nantinya bendungan ini akan menyuplai air bagi daerah irigasi seluas 4.528 hektare di Kabupaten Semarang.

Secara administrasi, bendungan tersebut membentang di tiga dusun di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang yaitu Dusun Borangan, Dusun Sapen, dan juga serta Dusun Kedung Glatik.

Untuk sumber air, bendungan akan diisi dari air yg berasal berasal dari Sungai Jragung dengan luas Daerah Aliran Sungai (DAS) 94 kilometer (km) persegi. Bendungan Jragung didesain dengan Tipe Urugan Zonal Inti Tegak dengan elevasi puncak bendungan 119,5 meter dan juga serta lebar puncak bendungan 10 meter.

Baca Juga :  Kata Alfamart Soal Ada Minyak Goreng Belum Rp 14 Ribu per Liter di Bogor Kemarin

Selain dimanfaatkan sebagaimana penyedia irigasi pertanian, bendungan tersebut serta dapat dimanfaatkan sebagaimana sumber air baku sebesar 1 meter kubik/detik untuk menyuplai wilayah Semarang, Demak, dan juga serta Grobogan.

Tidak cuma itu, Bendungan Jragung serta dapat mengurangi risiko banjir area hilir berasal dari 378 meter kubik/detik menjadi 170 meter kubik/detik atau mereduksi banjir sebesar 45 persen.

Selanjutnya, bendungan serta memiliki potensi sebagaimana Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan kapasitas 1.400 KW dan juga serta pengembangan destinasi pariwisata air serta agrowisata.

(mrh/agt)


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: