Home Terbaru Lagi Terbelit Utang, Evergrande Disuruh Hancurkan 39 Bangunan

Lagi Terbelit Utang, Evergrande Disuruh Hancurkan 39 Bangunan

Trading, Investasi, Terbaru January 6, 2022 2:50 am

Jakarta

Belum selesai masalah utang, pengembang properti China Evergrande ditimpa masalah baru. Pemerintah Provinsi Hainan, China, memerintahkan perusahaan menghancurkan 39 proyek bangunan Evergrande di kawasan lepas pantai China Selatan.

Sebab, izin pembangunan ke-39 properti itu disebut ilegal. Pihak Evergrande pun mengakui laporan tersebut di dalam sebuah posting di WeChat pada Hari Senin malam. Pihak perusahaan memastikan masalah ini tidak mempengaruhi proyek properti lainnya, yaitu sekitar 61.000 pemilik properti.

Baca Juga :  Cek Nih! Sri Mulyani Perpanjang Insentif Pajak Barang COVID-19

Mengutip CNN, Hari Rabu (5/1/2022) Ke-39 bangunan tersebut merupakan bagian berasal dari proyek raksasa Pulau Bunga Laut Evergrande di Hainan, di mana Evergrande telah menginvestasikan hampir US$ 13 miliar selama enam Tahun terakhir.

Masalah itu menjadi yg terbaru, sebab soal utang Evergrande serta belum kunjung usai. Pada bulan Desember, Fitch Ratings menyatakan Evergrande telah telah gagal membayar utangnya.

Baca Juga :  [Investasi] SHOPEE HAUL BERHIAS SAMBIL BERINVESTASI DENGAN EMAS. #SHOPEE #INVESTASI #MENABUNG #BELANJAONLINE

Hal itu mencerminkan ketidakmampuan Evergrande untuk membayar bunga yg jatuh tempo bulan itu pada obligasi berdenominasi dolar. Analis pun telah lama khawatir runtuhnya Evergrande dapat memicu risiko yg lebih luas untuk market properti China, merugikan pemilik rumah dan juga serta sistem keuangan yg lebih luas.

Padahal, sektor real estate dan juga serta industri terkait menyumbang sebanyak 30% berasal dari PDB negara. Federal Reserve atau bank Sentral Amerika Serikat memperingatkan pada November bahwa masalah di real estat China dapat merusak ekonomi global.

Baca Juga :  Sultan Bangka Beli NFT Ridwan Kamil Seharga Rp45,9 Juta: Semoga To The Moon..

Hingga saat ini para analis terus memperingatkan bahwa krisis real estate tetap menjadi ancaman yg membayangi China.

(hns/hns)

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: