Home Terbaru Menhub Minta Satu Trayek Tol Laut Dipangkas menjadi 10 Hari

Menhub Minta Satu Trayek Tol Laut Dipangkas menjadi 10 Hari

Trading, Investasi, Terbaru January 15, 2022 3:21 am

Jakarta

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menginstruksikan layanan tol laut terus dioptimalkan. Salah satunya memangkas waktu berlayar berasal dari 20 hari menjadi 10 hari.

“Keberadaan Kapal Tol laut telah menjadi kebutuhan masyarakat NTT. Dengan mempercepat waktu, pergerakan kapal akan lebih cepat, biaya lebih efisien, dan juga serta mencegah keterlambatan kedatangan kapal. yg tadinya satu trayek dapat 14-20 hari, dapat dipangkas menjadi 10 hari,” kata Budi Karya di dalam keterangan tertulis, Hari Jumat (14/1/2022).

Baca Juga :  Lagi Terbelit Utang, Evergrande Disuruh Hancurkan 39 Bangunan

Perintah itu disampaikan Budi Karya saat meninjau Pelabuhan Kalabahi di Kabupaten Alor dan juga serta Pelabuhan Laurentius Say di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Pelabuhan Kalabahi saat ini melayani trayek tol laut yaitu T-14, dengan trayek: Tanjung Perak-Larantuka-Lembata-Kalabahi-Tanjung Perak.

Budi Karya serta meminta pemerintah daerah untuk mengoptimalkan komoditi lokal sebagaimana usaha meningkatkan muatan balik. Hal ini penting dilakukan untuk menyeimbangkan antara biaya subsidi yg telah dikeluarkan dengan besaran muatan yg diangkut.

Baca Juga :  [Investasi] KenWilBoy investasi menjadi miliyarder

“Saya apresiasi di Pelabuhan Maumere ini telah terdapat muatan balik yg sama banyaknya dengan muatan datang. Ini dapat menjadi contoh pelabuhan-pelabuhan lainnya,” ungkap Budi Karya.

Saat ini Pelabuhan Laurentius Say Maumere melayani tiga rute kapal perintis. Pertama, kapal R29 dengan rute: Laurentius Say/Maumere-Palue-Maurole-Marapokot-Reo-Labuan Bajo-Bima-Benoa-Bima-Labuan Bajo-Reo-Marapokot-Maurole-Palue-Laurentius Say/Maumere.

Kedua, kapal R30 dengan rute: Laurentius Say/Maumere-Marapokot-Reo-Bonerate-Selayar-Makassar-Selayar-Bonerate-Reo-Marapokot-Laurentius Say/Maumere.

Baca Juga :  Korea Selatan Desak RI Cabut Larangan Ekspor Batu Bara

Ketiga, kapal R31 dengan rute: Laurentius Say/Maumere-Pemana-Batuata-Banabungi/Pasarwajo-Wakatobi-Kendari-Kolonedale-Kendari-Wakatobi-Banabung/Pasarwajo-Batuata-Pemana-Laurentius Say/Maumere.

(hal/hns)

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: