Home Terbaru Menhub Turun Tangan Urai Polemik Mobil Listrik pariwisata Solo

Menhub Turun Tangan Urai Polemik Mobil Listrik pariwisata Solo

Trading, Investasi, Terbaru January 9, 2022 3:16 am

Jakarta, CNN Indonesia

Kontroversi kehadiran mobil listrik pariwisata di Kota Solo mendapat perhatian berasal dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Mobil tersebut menuai polemik karena belum menjalani uji tipe sehingga dinilai tidak aman bagi penumpang.

Budi memastikan kementeriannya akan mencarikan solusi untuk mengurai masalah tersebut.

“kami lagi bahas. Insya Allah akan terdapat solusi,” katanya saat ditemui di Terminal Tirtonadi, Hari Sabtu (8/1).

Budi mengatakan telah membicarakan persoalan tersebut dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Ia menyebut Kemenhub akan mengarahkan operasional mobil pemberian Tahir Foundation itu di kawasan pariwisata.

Baca Juga :  Waspada! Omicron Mulai "Ngamuk" Epidemiolog Minta PTM Dihentikan Lagi Sampai...

“Tadi saya telah bicara dengan Pak Wali, akan kami arahkan ke tempat-tempat destinasi pariwisata. menjadi ditentukan tempatnya,” katanya.

Polemik soal mobil listrik pariwisata di Solo bermula sejak pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyarankan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menghentikan operasional mobil listrik pariwisata tersebut. Menurut Djoko, golf cart dengan body bergaya mobil klasik itu berpotensi melanggar UU LAJ.

Mobil tersebut belum menjalani uji tipe sehingga berpotensi melanggar Pasal 50 yg mengatakan setiap kendaraan bermotor, kereta gandengan, dan juga serta kereta tempelan yg diimpor, dibuat, dan juga serta atau dirakit di di dalam negeri, serta mofidikasi kendaraan bermotor yg menyebabkan perubahan tipe wajib melakukan uji tipe.

Baca Juga :  Ditjen Pajak Sebut NFT Wajib Dimasukkan ke SPT Tahunan

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Hari Prihatno membantah mobil yg dioperasikan instansinya itu melanggar aturan. Ia menyebut operasional mobil listrik pariwisata di Solo telah sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 45 Tahun 2020.

“Ini termasuk kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak mobil listrik yg digunakan untuk mengangkut orang di wilayah operasi dan juga/atau jalur tertentu,” katanya mengutip Pasal 1 ayat 2 Permenhub 45 Tahun 2020.

Sejak awal, mobil listrik pariwisata tersebut sejak awal memang dioperasikan di rute yg merupakan sentra pariwisata di Solo seperti arahan Menhub Budi Karya. Dishub menetapkan tiga rute yaitu Benteng Vastenburg – Batik Kauman, Kampung Batik Laweyan – Pajang, dan juga serta Pura Mangkunegaran – market Depok. Masing-masing rute dilayani dua mobil listrik dan juga serta dua mobil lainnya disimpan di garasi Dishub Solo sebagaimana cadangan.

Baca Juga :  Erick Thohir: Batu Bara Tak Dipakai untuk Listrik di RI 2060

Waktu operasinoalnya pun terbatas di hari Sabtu, Minggu, dan juga serta hari libur. Operasional mobil dihentikan Apabila terjadi hujan. Sejak diluncurkan akhir Desember 2021 lalu, mobil listrik pariwisata di Solo baru beroperasi dua hari di akhir pekan pertama Januari.

(syd/ain)

[Gambas:Video CNN]


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: