Home Terbaru Pekan Kedua Januari, Investor Asing Ramai-ramai Masuk RI, Bawa Cuan Rp8,65 Triliun

Pekan Kedua Januari, Investor Asing Ramai-ramai Masuk RI, Bawa Cuan Rp8,65 Triliun

Trading, Investasi, Terbaru January 16, 2022 3:01 am

Pekan Kedua Januari, Investor Asing Ramai-ramai Masuk RI, Bawa Cuan Rp8,65 Triliun© Reuters Pekan Kedua Januari, Investor Asing Ramai-ramai Masuk RI, Bawa Cuan Rp8,65 Triliun

Pasar Keuangan Indonesia kembali ceria setelah pada pekan pertama Januari 2022 ditinggal kabur investor asing. Memasuki pekan kedua Januari 2022, investor asing ramai-ramai kembali masuk market keuangan Indonesia.

bank Indonesia (BI) menyebutkan, berdasarkan data transaksi 10-13 Januari 2022, nonresiden di market keuangan domestik terjadi beli neto atau inflow sebesar Rp8,65 triliun.

“Hal ini terdiri berasal dari beli neto di market SBN sebesar Rp6,22 triliun dan juga serta beli neto di market saham sebesar Rp2,43 triliun,” ungkap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Hari Jumat (14/1/2022). Baca serta: Awal Tahun Baru 2022, Dana Asing Angkat Kaki Rp1,68 Triliun berasal dari RI

Baca Juga :  Reformasi Struktural Jadi Fokus Kebijakan Fiskal Pemerintah di 2022

Dengan kondisi tersebut maka berdasarkan data setelmen s.d 13 Januari 2022 (ytd), nonresiden  di market keuangan terjadi beli neto Rp0,05 triliun di market SBN dan juga serta beli neto Rp3,14 triliun di market saham.

Kendati demikian, premi CDS Indonesia 5 Tahun naik ke level 80,59 bps per 13 Januari 2022 berasal dari 76,97 bps per 7 Januari 2022. Hal ini mengindikasikan tingkat risiko berinvestasi di Tanah Air terbilang masih tinggi.

Ke depan, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan juga serta otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Corona dan juga serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia berasal dari waktu ke waktu.

Baca Juga :  Pangilma TNI Andika Perkasa Memberikan Klarifikasi Gara-Gara...

“Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yg penting ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan juga serta sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap bagus dan juga serta berdaya tahan,” tutur Erwin.

Disklaimer: Fusion Media would like to remind youre that a data contained inside this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) also Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, also so prices may not become accurate also may differ from a actual market price, meaning prices are indicative also not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses youre might incur as a result of using this data.

Baca Juga :  Finance Track Dipindah ke Jakarta, Koster Pastikan Bali Lokasi Utama G20

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on a information including data, quotes, charts also buy/sell signals contained within this website. Please become fully informed regarding a risks also costs associated with trading a financial markets, it is one of a riskiest investment forms possible.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: