Home Terbaru Pemerintah Diminta Lanjutkan Larangan Ekspor Batu Bara

Pemerintah Diminta Lanjutkan Larangan Ekspor Batu Bara

Trading, Investasi, Terbaru January 11, 2022 3:21 am

Jakarta

Pemerintah didorong melanjutkan larangan ekspor batu bara yg dimulai sejak 1 Januari. Rencananya kebijakan tersebut berlaku sampai 31 Januari namun akan dievaluasi.

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi menyoroti penguasaha batu bara di di dalam negeri dan juga serta sejumlah negara yg telah menyampaikan protes keras kepada pemeritah Indonesia atas kebijakan larangan ekspor batu bara.

Baca Juga :  Catat! Pemberangkatan Umrah Kembali Dibuka 8 Januari

Berbagai negara mendesak pemerintah Indonesia untuk mencabut larangan ekspor batubara. Larangan ekspor tersebut tidak cuma melambungkan harga batubara dunia sampai mendekati US$ 200 per metrik ton, tetapi serta mengancam keberlangsungan pembangkit listrik yg menggunakan energi primer batubara di berbagai negara.

“Biarkan suara-suara lantang menentang, kelanjutan larangan ekspor batu bara mesti tetap berlalu sampai pengusaha batu bara telah memenuhi ketentuan DMO,” katanya di dalam tulisan ‘Lanjutkan Larangan Ekspor Batubara’ dikutip detikcom, Hari Senin (10/1/2022).

Baca Juga :  [Saham] Kenapa saham MLPL turun terus padahal mau lawful put RI pada maret 2022 di harga 500 - Analisa

Larangan ekspor batu bara sendiri dipicu dari tidak dipenuhinya Domestic Market Obligation (DMO) yg mewajibkan pengusaha memasok batu bara ke PT PLN (Persero) sebesar 25% berasal dari total produksi per Tahun dengan harga US$ 70 per metrik ton.

Bersambung ke halaman berikutnya. Langsung klik

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini:

Baca Juga :  Tarif LRT Jabodebek Bengkak