Home Terbaru Pemprov DKI Ajukan Pakai Dana di APBD 2022 untuk UMP

Pemprov DKI Ajukan Pakai Dana di APBD 2022 untuk UMP

Trading, Investasi, Terbaru January 6, 2022 2:50 am

Jakarta, CNN Indonesia

Pemprov DKI Jakarta mengajukan permohonan ke DPRD mengalokasikan anggaran belanja tidak terduga (BTT) di APBD 2022 untuk menyesuaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebagaimana tindak lanjut berasal dari penetapan upah dari Gubernur DKI Anies Baswedan sebesar Rp4.641.854 pada 2022.

Permohonan itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Edi Sumantri di dalam Rapat Badan Anggaran dengan TAPD di Gedung DPRD DKI Jakarta, Hari Rabu (5/1).

“Mohon persetujuan Pak Ketua, Pak Sekda, untuk pemenuhan penyesuaian besaran UMP 2022 akan dilakukan melalui perubahan Perkada (Peraturan Kepala Daerah) mendahului perubahan APBD Tahun 2022,” kata Edi.

Baca Juga :  PLN: Perbaikan Kerusakan Akibat Kebakaran di PLTU Teluk Sirih 25 Hari

Menurut dia, penyesuaian besaran UMP Jakarta 2022 diambil berasal dari anggaran BTT dengan kriteria mendesak pada Januari 2022. Hasilnya, nanti akan disampaikan ke DPRD.

Edi menjelaskan pemenuhan BTT yg diajukan Pemprov DKI lebih berasal dari Rp434,94 miliar yg bersumber berasal dari efisiensi dana 73 PASK yg tak diperkenankan, dengan nilai lebih berasal dari Rp429 miliar dan juga serta rasionalisasi belanja dinas keluar negeri dengan nilai Rp5,8 miliar.

Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan usulan pengalihan BTT ke UMP tanpa koordinasi dengan pihak DPRD. Hal ini lantaran UMP 2022 mulanya berkisar di angka Rp4,2 juta.

Baca Juga :  PNS Dilarang Plesir ke Luar Negeri Selama Pandemi, Kecuali....

“Enggak ada, gini nih saya kasih tahu. UMP awalnya ialah Rp4,2 juta. kami enggak sempat naikin, karena APBD keburu berproses di akhir Tahun, kami mau nyusul di Rp4,4 juta,” terang Mujiyono.

“Makanya kemarin menyesuaikan di rapat Banggar, pendapatan dinaikin, beberapa program di-cut. Salah satunya, hibah dilarikan ke mana? membuat nambah penyesuaian anggaran untuk penyesuaian UMP Rp4,4 juta,” jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menerbitkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1517 Tahun 2021 tentang UMP 2022. Dengan begitu, UMP DKI 2022 resmi naik 5,1 persen menjadi Rp4.641.854 per bulan pada Tahun depan.

Baca Juga :  [Saham] Market Point of curiosity: BI7DRR Tetap 3,5% Hingga Saham BUMN Karya Melesat

“Menetapkan UMP 2022 di Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp4.641.854 per bulan,” tulis putusan kesatu aturan yg ditetapkan pada 16 Desember 2021 seperti dikutip CNNIndonesia.com, Hari Senin (27/12).

Anies menyatakan ketentuan besaran upah tersebut berlaku mulai 1 Januari 2022. Upah dapat digunakan bagi pekerja atau buruh yg mempunyai masa kerja kurang berasal dari satu Tahun.

[Gambas:Video CNN]

(dmi/bir)


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: