Home Terbaru Perusahaan yg IUP-nya Dicabut Bisa Dapat Izin Baru? Bahlil: Sudah Kartu Merah

Perusahaan yg IUP-nya Dicabut Bisa Dapat Izin Baru? Bahlil: Sudah Kartu Merah

Trading, Investasi, Terbaru January 8, 2022 3:06 am

TEMPO.CO, JakartaMenteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan perusahaan yg izin usaha atau izin pengelolaan lahannya dicabut lantaran tak dimanfaatkan sebagaimana mestinya akan susah untuk mendapat izin lagi.

“Analoginya apabila anda telah tidak lulus sekolah, tidak tamat SMP, masak mau datang lagi ke SMP itu. Saya terima enggak? Kira-kira itu, jawab sendiri. Orang telah kartu merah. Kecuali mau pakai baju yg lain, dulu kelakuan teman saya begitu,” ungkap Bahlil di dalam konferensi pers, Jumat, 7 Januari 2022.

Bahlil menyadari bahwa di dalam persoalan itu mungkin akan terdapat pihak yg akan menempuh jalan hukum lantaran merasa dirugikan. Apabila itu terjadi, maka pemerintah siap mengikuti prosesnya.

Baca Juga :  [Investasi] OBROLAN BERFAEDAH! CARA KAYA DARI INVESTASI PROPERTY VS SAHAM BERSAMA ANTHONY SUDARSONO

“Tapi yg saya ingin katakan, kami serta mesti introspeksi pada kenyataan yg terdapat dan juga serta pemerintah serta tidak mencabut dengan semena-mena. apabila semua izin telah dikasih dan juga serta sesuai perencanaan penggunaannya, lalu dicabut, baru semena-mena, apabila tidak jalan ya terpaksa dicabut,” ungkap dia.

Bahlil memastikan pencabutan izin usaha itu bukan retorika belaka. Untuk itu, ia mengatakan pemerintah akan mulai mencabut 2.078 Izin Usaha Pertambangan mineral dan juga serta batu bara pada Senin, 10 Januari.

“Pencabutan ini akan dilakukan mulai Senin. Khusus IUP akan dilakukan hari Senin. Koordinasi kami dengan Kementerian ESDM, telah kami lakukan,” kata dia.

Baca Juga :  Terungkap! Prabowo Sempat Bertemu SBY, Katanya Membicarakan Soal...

Bahlil mengatakan pencabutan dilakukan supaya investasi di Tanah Air semakin berkualitas ke depannya. Menurut dia, 2.078 izin itu mencapai 40 persen berasal dari total 5.490 izin usaha pertambangan.

“Itu hampir 40 persen izin yg tidak bermanfaat. Bagaimana negara kami mau maju? bagaimana pertumbuhan ekonomi dapat didorong cepat?” kata dia.

Bahlil memastikan pemerintah tidak sewenang-wenang di dalam menetapkan kebijakan itu. Sebelum mencabut, ia telah memastikan bahwa izin-izin yg telah diberikan itu tidak beroperasi atau tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

“Contoh, izinnya telah dikasih, IPPKH-nya telah dikasih, tapi enggak dieksekusi. Izinnya telah dikasih, IPPKH telah dikasih, RKAB nya nggak dibuat membuat. terdapat serta izin yg dikasih tapi orangnya nggak jelas. terdapat izinnya dikasih, tapi dicari lagi orang untuk menjual izin,” kata Bahlil.

Baca Juga :  Ini Dia Megaproyek Kilang Balikpapan

Ia mengatakan praktik-praktik semacam itu telah tidak dapat lagi dilakukan. Pemerintah, tutur dia, akan berbicara di dalam konteks keadilan. “Kami ingin investasi ke depan mesti berkualitas.”

Baca serta: Menteri Bahlil Janji Rilis Nama Perusahaan yg Izin Usaha Pertambangannya Dicabut

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan juga serta kabar pilihan berasal dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda penting meng-install Software Aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: