Home Terbaru PT PP Incar Kontrak Baru Rp31 T pada 2022

PT PP Incar Kontrak Baru Rp31 T pada 2022

Trading, Investasi, Terbaru January 15, 2022 3:16 am

Jakarta, CNN Indonesia

PT Pembangunan Perumahan Tbk (PP) mengincar kontrak baru Rp31 triliun pada 2022. Target tersebut tumbuh sekitar 45 persen berasal dari pencapaian Tahun lalu.

Mayoritas kontrak baru berasal sektor gedung 34,56 persen dan juga serta jalan dan juga serta jembatan sebesar 30,95 persen. Kemudian, industri sebesar 11,29 persen, minyak dan juga serta gas sebesar 7,90 persen, bendungan sebesar 5,48 persen, irigasi 3,87 persen, pelabuhan sebesar 2,10 persen, pembangkit listrik sebesar 2,07 persen, dan juga serta bandar udara sebesar 1,77 persen.

Baca Juga :  Erick Thohir Sebut Dukungan BUMN untuk UMKM dari Pembinaan hingga Permodalan

“Meskipun Tahun 2021 dipenuhi dari tantangan, hasil kerja keras perusahaan Tahun lalu masih mampu membukukan kontrak baru senilai Rp21 triliun,” kata Sekretaris Perusahaan PT PP (Persero) Yuyus Juarsa di dalam keterangan tertulis seperti dikutip Antara, Hari Jumat (14/1).

Tahun ini, perusahaan konstruksi pelat merah ini akan fokus untuk menggarap sejumlah proyek milik pemerintah dan juga serta BUMN. Adapun total segmentasi pemasaran PT PP untuk proyek milik pemerintah, BUMN, dan juga serta kerja sama BUMN mencapai 92 persen.

Perseroan telah menyusun berbagai strategi dan juga serta kebijakan untuk mencapai sejumlah target yg telah ditetapkan Tahun ini.

Baca Juga :  [Saham] Analisa Saham Hari Selasa, 18 Januari 2022 #Swing #Commerce #Saham

Strategi yg disusun untuk jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan juga serta meningkatkan pertumbuhan kinerja keuangan berkelanjutan.

Perusahaan memiliki perolehan kontrak baru konstruksi berasal dari investasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, yg dimiliki dari perusahaan. Perolehan tersebut berasal berasal dari pekerjaan proyek infrastruktur maupun pembangunan pabrik di kawasan tersebut.

Melalui investasi di KIT Batang, Tahun lalu, perusahaan memperoleh beberapa kontrak baru berasal dari pengembangan kawasan tersebut.

Rinciannya, proyek pematangan lahan senilai Rp300 miliar, proyek pembangunan jalan kawasan senilai Rp350 miliar, proyek pembangunan IPAL sebesar Rp250 miliar, pembangunan rumah susun pekerja senilai Rp150 miliar, dan juga serta pembangunan pabrik milik KCC Glass sebesar Rp900 miliar.

Baca Juga :  [Investasi] Investasi di Surabaya Harus Ramah Lingkungan, ke Depan Gedung Harus Dilengkapi Fasilitas EBT

Ke depan, perseroan masih memiliki kesempatan untuk menggarap sejumlah proyek konstruksi lainnya di KIT Batang, seperti pematangan lahan seluas 2.650 ha, pembangunan pengelola dan juga serta sarana ibadah, pembangunan pabrik siap pakai, dryport, seaport, jetty, dan juga serta pembangunan infrastruktur dan juga serta utilitas lainnya.

[Gambas:Video CNN]

(Antara/sfr)


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: