Home Terbaru Sepanjang 2021, Jumlah Peminjam Akseleran Melesat 141 Persen

Sepanjang 2021, Jumlah Peminjam Akseleran Melesat 141 Persen

Trading, Investasi, Terbaru January 16, 2022 3:01 am

Sepanjang 2021, Jumlah Peminjam Akseleran Melesat 141 PersenSepanjang 2021, Jumlah Peminjam Akseleran Melesat 141 Persen

Kendati di tengah kondisi pandemi Corona, penyelenggara fintech P2P Lending Akseleran sukses menyalurkan pinjaman usaha kepada ribuan pelaku UMKM (peminjam/borrower) di sepanjang Tahun 2021, atau tercatat mengalami kenaikan jumlah borrower sampai 141% dibandingkan realisasi di periode yg sama Tahun 2020.

Bahkan, penyaluran pinjaman usaha Akseleran telah merambah ke wilayah yg lain yg berada di luar Pulau Jawa, antara yg lain di Kalimantan Timur, Riau, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan juga serta Sumatra Utara.  

Ivan Tambunan, CEO & Co-Founder Akseleran, mengatakan bahwa peningkatan singnifikan berasal dari jumlah borrower yg sukses memperoleh pinjaman usaha Akseleran secara terang-terangan mempertegas komitmen Akseleran untuk selalu memperluas akses pendanaan kepada sebanyak-banyaknya UMKM yg membutuhkan permodalan khususnya di tengah situasi yg masih sukar sebagaimana dampak berasal dari adanya pandemi Covod-19. Baca serta: Tumbuh 79%, Penyaluran Pinjaman Akseleran Selama Lima Bulan Moncer Banget

Baca Juga :  "FPI Sekarang Sering Terdepan Melakukan Aksi Kemanusiaan, Kok Masih Saja Dilarang?" Ini Jawaban BNPT

Secara kumulatif, Ivan menerangkan, Akseleran telah menyalurkan total pinjaman usaha sebesar Rp3,7 triliun kepada lebih berasal dari 2.800 borrower.

“Kami bersyukur dapat melewati Tahun 2021 dengan banyaknya catatan prestasi menggembirakan dan juga serta didukung dari lebih berasal dari 175 ribu pemberi dana pinjaman perorangan (retail lender) yg tersebar merata berasal dari Aceh sampai Papua dan juga serta 12 institutional lender yg berasal berasal dari perbankan maupun Lembaga Jasa Keuangan (LJK) lainnya termasuk BPR. Di kuartal keempat Tahun ini, rata-rata bulanan untuk penyaluran pinjaman usaha Akseleran telah menembus angka Rp177 miliar,” ungkap Ivan di dalam keterangannya yg dikutip Hari Jumat (14/1/2022) di Jakarta.

Selain itu, Ivan menyampaikan, untuk bulan Desember 2021 saja tercatat bahwa Akseleran mampu menyalurkan total pinjaman usaha sebesar Rp190 miliar, atau tumbuh sampai 84% dibandingkan bulan Desember di akhir Tahun 2020.

Sedangkan untuk sepanjang Tahun ini, Ivan mengungkapkan, rekor penyaluran pinjaman usaha Akseleran terjadi di bulan November 2021 yg mencapai angka sebesar Rp192 miliar dan juga serta menjadi salah satu faktor penopang Akseleran untuk sukses menyalurkan total penyaluran pinjaman usaha sebesar Rp1,9 triliun lebih selama 12 bulan terakhir atau tumbuh 102% Apabila dibandingkan periode yg sama di Tahun 2020.

Baca Juga :  Tekan Harga, Anak Usaha PTPN Produksi Minyak Goreng Rp 14.000/Liter

“Pertumbuhan demi pertumbuhan yg terus terjadi secara konsisten di tiap bulannya tentu sejalan dengan kualitas pinjamannya dimana dapat terlihat berasal dari rasio kredit macet (non performing loan/NPL) Akseleran di akhir Tahun ini berada di angka yg tetap rendah, yaitu 0,07% berasal dari total kumulatif penyaluran pinjaman usaha,” terangnya.

Hal ini lanjut Ivan, artinya total NPL Akseleran di Tahun 2021 mengalami sangat banyak penurunan sampai sebesar 0,10% dibandingkan realisasi per 31 Desember 2020, dan juga serta memperlihatkan keberhasilan Akseleran di dalam melakukan mitigasi risiko kredit macet demi meningkatkan kenyamanan bertransaksi kepada seluruh pengguna Akseleran di Indonesia.

Baca Juga :  [Investasi] Investasi Biar Aman Harusnya Kenal Sama Ini
Disklaimer: Fusion Media would like to remind youre that a data contained inside this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) also Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, also so prices may not become accurate also may differ from a actual market price, meaning prices are indicative also not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses youre might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on a information including data, quotes, charts also buy/sell signals contained within this website. Please become fully informed regarding a risks also costs associated with trading a financial markets, it is one of a riskiest investment forms possible.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: