Home Terbaru Simak! Ini Tiga Hal Penting Biar Ekonomi RI Lari di Tahun 2022

Simak! Ini Tiga Hal Penting Biar Ekonomi RI Lari di Tahun 2022

Trading, Investasi, Terbaru January 10, 2022 3:01 am

Simak! Ini Tiga Hal Penting Biar Ekonomi RI Lari di Tahun 2022© Reuters. Simak! Ini Tiga Hal Penting Biar Ekonomi RI Lari di Tahun 2022

Indonesia meninggalkan 2021 dengan sejumlah torehan keberhasilan signifikan yg mencerminkan keseriusan usaha pemerintah, terutama di bidang kesehatan dan juga serta ekonomi.

Kondisi tersebut tentunya ikut menguatkan keyakinan sejumlah pihak untuk mendukung program pemerintah Indonesia di dalam mengawal laju pemulihan kesehatan masyarakat dan juga serta perekonomian.

di dalam bidang kesehatan, sampai Hari Minggu kedua Desember 2021, berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, sebanyak 103 juta warga telah divaksinasi dosis lengkap. Sementara 146 juta warga lainnya telah divaksin dosis pertama. Secara total, sebanyak 251,14 juta dosis vaksin telah disuntikkan, dan juga serta akan menembus 300 juta vaksinasi pada Hari Minggu ketiga Januari 2022.

Pada sektor perekonomian, fenomena pemulihan serta telah tergambar jelas. bank Indonesia memprediksikan bahwa Indonesia akan mengalami tingkat pertumbuhan ekonomi 4,7-5,5 persen pada 2022. 

Baca Juga :  Omongan Habib Kribo Ngeri! Sebut Al-Qur.'an Orang Lain Salah

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 3,51 persen pada kuartal III- 2021 (YoY). Sektor usaha jasa kesehatan dan juga serta kegiatan sosial mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 14,01 persen. Ekspor barang dan juga serta jasa serta terlihat membukukan kenaikan tertinggi sebesar 29,16 persen. Baca serta: ICAEW: Dampak Pelonggaran Pembatasan, Ekonomi Asia Tenggara Diprediksi Bangkit di 2022

Senior Economist DBS bank, Radhika Rao, di dalam sebuah diskusi beberapa waktu lalu serta mengutarakan rasa optimisme terhadap perekonomian Indonesia. Menurut dia, terdapat tiga hal penting yg dapat memicu terjadinya peningkatan pertumbuhan perekonomian Indonesia pada 2022.

“Pertama, Indonesia akan sukses memberikan dosis vaksin penuh kepada 99 persen berasal dari total populasi dewasa pada Maret 2022,” pungkasnya.

Kesuksesan capaian vaksinasi dan juga serta membaiknya tingkat pemulihan ekonomi, kata dia, akan menuntun Indonesia pada kondisi yg kedua, yaitu kemampuan untuk dapat menawarkan lebih sangat banyak investasi dan juga serta bergerak pada sektor komoditas hilir serta akselerasi digitalisasi, sehingga akan menunjukkan pertumbuhan ekonomi yg lebih stabil. 

Baca Juga :  [Saham] Saham Lickety-split Replace Hari Rabu 19 Januari 2022, High Chance High Return #FastTrade #Replace

“Ketiga, laporan fiskal Indonesia yg memuaskan dan juga serta langkah-langkah untuk mengurangi pajak pada rasio Produk Domestik Bruto (PDB) akan memperkuat rasio utang dibandingkan negara yg lain di Asia,” jelas Dia.

Radhika menambahkan bahwa program vaksinasi merupakan salah satu kunci berasal dari keberhasilan penanganan pandemi di Indonesia. Dengan terlaksananya program vaksinasi secara masif dan juga serta terstruktur, mobilitas masyarakat akan meningkat dan juga serta hal ini memicu aktivitas perekonomian untuk mulai berjalan kembali.

Apabila dapat terus dipertahankan, ekspektasi pemulihan ekonomi, serta pergerakan komponen yg lain seperti konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, investasi, sampai ekspor dan juga serta impor dapat berjalan sesuai harapan,” kata Radhika.

Baca Juga :  Habib Rizieq Dikaitkan dengan Baiat ISIS di Makasar, Pengacara Munarman Langsung Mengaku...

bank DBS Indonesia selama ini serta telah mendukung berbagai usaha pemerintah untuk menanggulangi pandemi Corona. Caranya dengan berpartisipasi di dalam berbagai usaha kolektif untuk meringankan beban masyarakat yg paling terdampak pandemi.

Pada Juli 2021, bank DBS Indonesia telah menyumbangkan 1.000 konsentrator oksigen kepada masyarakat terdampak melalui Kementerian Kesehatan. Baca serta: Siap-siap Lepas Landas, DBS Prediksi Ekonomi Terbang Tinggi di 2022

Bekerja sama dengan salah satu wirausaha sosial binaannya, Garda Pangan, bank DBS Indonesia serta mendonasikan paket donasi sebesar Rp131,2 juta secara berkala bagi 5.252 masyarakat terdampak. Mereka terdiri atas para lansia, janda, kuli, buruh bangunan, pengendara ojek online, penarik becak dan juga serta rumah penampungan eks-penderita kusta di Surabaya, Malang dan juga serta sekitarnya. Program ini berlangsung sejak Juli 2020 sampai Juni 2021.  

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: