Home Terbaru Sri Mulyani Soroti Turunnya Jumlah Daerah yg Tetapkan Perda APBD Tepat Waktu

Sri Mulyani Soroti Turunnya Jumlah Daerah yg Tetapkan Perda APBD Tepat Waktu

Trading, Investasi, Terbaru January 12, 2022 3:06 am

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyoroti ketepatan waktu penetapan Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan juga serta Belanja Daerah (APBD) yg sempat menurun pada Tahun 2021.

Tahun lalu, pemerintah daerah yg menetapkan Perda APBD tepat waktu tercatat sebanyak 440 daerah atau 81,2 persen, menurun berasal dari Tahun 2020 yg sebanyak 504 daerah atau 93 persen.

“menjadi di dalam hal ini memang terdapat hampir 60 daerah yg tidak tepat waktu Tahun lalu,” ungkap Sri Mulyani di dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa, 11 Januari 2022.

Dia menuturkan kinerja daerah di dalam penetapan APBD tepat waktu sangat berpengaruh terhadap kinerja realisasi APBD Tahun berikutnya. Karena itu, pemda diharapkan dapat selalu menetapkan Perda APBD tepat waktu supaya anggaran daerah dapat segera disalurkan untuk pelayanan masyarakat dan juga serta pembangunan di daerah.

“Saya berharap Tahun ini APBD dapat ditetapkan tepat waktu lebih tinggi dan juga serta lebih cepat lagi. Kenapa? apabila APBD tidak ditetapkan tepat waktu padahal APBN telah bergerak, ekonomi tidak dapat bergerak sesuai dengan mesin yg seharusnya bergerak bersama. Ini menjadi kehilangan momentum,” ungkapnya.

Baca Juga :  [Saham] Rekomendasi Saham Kamis, 13 Januari 2022 - Senin, 17 Januari 2022

Di sisi yg lain, Menkeu menilai kepatuhan pemda di dalam memenuhi belanja wajib di Tahun 2021 telah cukup bagus tapi masih penting ditingkatkan. berasal dari total 542 daerah, sebanyak 466 daerah telah memenuhi alokasi belanja pendidikan, tetapi masih terdapat 64 daerah yg belum memenuhi.

Selanjutnya, terdapat 517 daerah yg telah memenuhi alokasi belanja kesehatan, namun masih terdapat 13 daerah yg belum memenuhi.

Baca Juga :  Soal Senggol Anies Baswedan, PSI Memang "Top" Deh! Pengamat Sampai Bilang...

Sementara, 402 daerah telah memenuhi dan juga serta 128 daerah belum memenuhi alokasi belanja wajib yg bersumber berasal dari Dana Transfer Umum (DTU), serta 530 daerah telah menyampaikan kewajiban APBD dan juga serta 12 daerah yg belum menyampaikan APBD.

Sri Mulyani pun mendorong percepatan dan juga serta akselerasi belanja daerah berasal dari mulai Tahun anggaran lantaran belanja APBD cenderung menunggu sampai akhir Tahun.

“Itu tidak menyebabkan ekonomi bergerak. Harusnya apabila mereka telah melakukan kegiatan di daerah, dibayar sesudah mereka selesai, menjadi pasti akan memberikan dampak perputaran uang dan juga serta perputaran ekonomi yg lebih bagus,” ungkap Sri Mulyani.

Baca Juga :  Catat! BMKG Prediksi Ada Potensi Peningkatan Curah Hujan Tiga Hari Kedepan

Belanja yg dilakukan berasal dari awal Tahun, menurut Sri Mulyani, dapat mempercepat pembangunan daerah sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan langsung dari masyarakat.

ANTARA

Baca serta: Saham Allo bank Melesat, Analis: Orang Melihat Chairul Tanjung

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan juga kabar pilihan berasal dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda penting meng-install Software Aplikasi Telegram terlebih dahulu. 

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: