Home Terbaru Wacana Pembentukan BLU Pungutan Batu Bara, DPR Ingatkan Soal Landasan Hukum

Wacana Pembentukan BLU Pungutan Batu Bara, DPR Ingatkan Soal Landasan Hukum

Trading, Investasi, Terbaru January 14, 2022 3:06 am

TEMPO.CO, Jakarta – Pimpinan Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat Sugeng Suparwoto menanggapi wacana akan dibentuknya Badan Layanan Umum atau BLU untuk pungutan batu bara, yg merujuk kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

“Saya kira ini penting kajian mendalam karena karakternya berbeda,” ungkap Sugeng di dalam rapat dengan Menteri Energi dan juga serta Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Kamis, 13 Januari 2022.

Baca Juga :  Cek Jalan Tol Trans Sumatera, Basuki Minta Perbaikan Kelar April

Dengan akan dibentuknya BLU, nantinya PLN pun akan diminta membeli batu bara di harga pasar. Adapun selisih harga market dengan harga acuan DMO nantinya akan digantikan berasal dari dana kelolaan BLU tersebut.

Ketimbang menciptakan skema baru, Sugeng menilai pemerintah seharusnya tetap menggunakan kebijakan Domestic Market Obligation. Pasalnya, kebijakan tersebut telah jelas tercantum di dalam Undang-undang Mineral dan juga serta Batu Bara.

Baca Juga :  Terkini Bisnis: Listrik usai Gempa Banten, Ridwan Kamil Bantu Jualan di NFT

“Nanti bagaimana supaya dapat memenuhi keadilan bagi semua, PLN, pemerintah, dan juga serta pelaku usaha itu saya kira langkah selanjutnya. Tapi bentuk kelembagaan dan juga serta mekanisme proses, saya kira yg sesuai UU saja dulu,” ungkap Sugeng.

di dalam kesempatan yg sama, Menteri Energi dan juga serta Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif menjelaskan rencana BLU yg akan dibentuk untuk pungutan batu bara. Ia berujar pungutan ini akan merujuk kepada BLU yg telah berjalan untuk komoditas kelapa sawit, yaitu Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Baca Juga :  Rangkul Bank Sentral Singapura, Bank Indonesia Cegah Pencucian Uang

“Konsep BLU ini merujuk kepada yg telah dilaksanakan di kelapa sawit dari BPDPKS. menjadi terdapat dana operasional untuk mendukung B30,” ungkap Arifin di dalam rapat dengan Komisi Energi DPR, Kamis, 13 Januari 2022.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: