Home Terbaru Wapres soal Harga Minyak Goreng Mahal: Jangan Cari Keuntungan

Wapres soal Harga Minyak Goreng Mahal: Jangan Cari Keuntungan

Trading, Investasi, Terbaru January 6, 2022 2:50 am

Jakarta, CNN Indonesia

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin angkat suara mengenai mahalnya harga minyak goreng. Ia meminta pihak-pihak yg memiliki stok minyak goreng untuk tidak memanfaatkan situasi atau mencari keuntungan di tengah lonjakan harga minyak goreng.

“Kepada mereka yg memiliki barang, jangan menggunakan situasi seperti ini untuk kepentingan sepihak, mencari keuntungan semata-mata,” ujarnya di dalam konferensi pers di Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, Hari Rabu (5/1).

Baca Juga :  Prapenjualan Lippo Karawaci Naik 86 Persen, John Riady Ungkap Penyebabnya

Mantan Pimpinan umum Majelis Ulama Indonesia (MUI itu serta berharap pihak yg memiliki stok dapat mengendalikan diri supaya tidak menambah kesulitan masyarakat.

Ma’ruf mengaku pemerintah telah melakukan usaha antisipasi untuk menangani kenaikan harga minyak goreng curah. Salah satunya melalui operasi market yg telah dilakukan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Ia serta berharap fenomena kenaikan harga minyak goreng curah cuma sementara karena bertepatan dengan libur Natal 2021 dan juga serta Tahun Baru 2022 atau Nataru.

Baca Juga :  Penumpang Garuda Bisa Dapat Merchandise Marvel dan Star Wars, Caranya?

“Kami harap kondisinya normal lagi dan juga serta akan terus dilakukan langkah untuk pengendalian harga,” terang dia.

Sebagai informasi, pemerintah memutuskan untuk menyebar minyak goreng berharga Rp14 ribu per liter ke masyarakat sebanyak 1,2 miliar liter minyak goreng. Kebijakan itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Pemerintah mengambil kebijakan untuk menyediakan minyak goreng untuk masyarakat dengan harga Rp14 ribu per liter di tingkat konsumen di seluruh Indonesia,” kata Airlangga di dalam konferensi pers, Hari Rabu (5/1).

Baca Juga :  Dibongkar! Ini Dia Potensi Manuver Anies Baswedan untuk Maju Capres 2024, Bakal Keliling Indonesia

Ia menyatakan penyediaan minyak goreng tersebut akan dilakukan sampai 6 bulan ke depan. Setelah itu, pemerintah akan melakukan evaluasi pada Mei untuk diperpanjang atau tidak.

Airlangga mengatakan penyediaan minyak goreng itu merupakan hasil kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dengan anggaran sebesar Rp3,6 triliun.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/bir)


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video terbaru berikut ini: