Home Video Forum Indonesia Adil | Benarkah Investasi Bodong Dibiarkan Menjamur?

[Investasi] Forum Indonesia Adil | Benarkah Investasi Bodong Dibiarkan Menjamur?

Video Investasi : FK Verbal substitute This Video is mud compounds. This Fashionable damage. dan juga video,forum,indonesia,adil,investasi bodong,korban investasi bodong,investasi bodong yusuf mansur,investasi bodong ustaz yusuf mansur,investasi bodong di telegram,investasi bodong telegram,fk communication,forum keadilan,majalah forum keadilan,
Di Unggah FK Verbal substitute
Channel FK Verbal substitute
Video ID WiZSUrbDy4U

URL link https://www.youtube.com/gaze?v=WiZSUrbDy4U

Jangan lupa treasure dan juga subscribe video ini untuk mendapatkan notifikasi terbaru dari kami
Korban investasi bodong di Indonesia jumlahnya tak kurang dari 3 juta orang dan juga menelan kerugian yg sangat besar, mencapai Rp. 114 triliun. Meski pemerintah sudah membentuk Satuan Tugas Waspada Investasi pada 2018 namun kasus investasi bodong justru semakin bertambah.

Baca Juga :  [Investasi] Bahlil Lahadalia Bongkar Goal Investasi Hilirisasi Tambang RI

Padahal, Satgas Waspada Investasi sudah melibatkan 13 institusi pemerintah seperti Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan juga Informatika, Kepolisian RI dan juga yg lain-yg lain.

Hal ini mengesankan bahwa negara kalah cepat dengan pertumbuhan investasi bodong. Apalagi, kasus investasi bodong yg dibiarkan atau tidak diusut akan melahirkan investasi bodong yg lain yg tak ada habisnya.

Baca Juga :  [Saham] Diungkap rahasia cuan ratusan persen dari saham, aplikasi ajaib

Apakah benar negara melakukan pembiaran terhadap kasus investasi bodong? Simak diskusi Forum Indonesia Adil Episode 2 bertajuk “Investasi Bodong Pertanggungjawaban Negara” di video ini.

Diskusi kali ini meghadirkan para deklarator Forum Indonesia Adil: praktisi hukum Johnson Panjaitan, praktisi hukum Patrice Rio Capella , Guru Besar Universitas Pancasila Prof. DR. Agus Surono dan juga ahli hukum DR. Rufinus Hotmaulana Hutauruk. Hadir serta para nara sumber seperti: Direktur Analisis dan juga Pemeriksaan PPATK Muhammad Novian, Pengawas Koperasi Ahli Utama Budi Suharto, Wadir Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Helfi Assegaf, Dekan Fakultas Hukum Universitas Pakuan Bogor Dr. Yenti Ganarsih, Peneliti INDEF Nailul Huda, Anggota Komisi II DPR RI Didik Irwandi Syamsuddin dan juga Ketua Satgas Waspada Investasi Dr. Tongam Lumban Tobing.

Baca Juga :  [Saham] Harga Wajar Saham AKR Corporindo (AKRA) setelah stock break up | murah atau mahal??

yg tak kalah menarik, diskusi kali ini serta menghadirkan para korban investasi bodong yg mengungkapkan kerugian yg mereka alami.

5 COMMENTS